Menjemput Beasiswa Guru Merdeka Belajar

Penulis : Eldanita | 16 Apr, 2021 | Kategori: Belajar, Merdeka Belajar, Pesisir Selatan

“Wah…banyak teman rupanya di Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) ini. Baru sadar aku,  ternyata sangat seru sekali bergabung di sisi.” Ucap seorang teman yang baru bergabung di KGBN. Ya, pada hari ini tepatnya Minggu, 28 Maret 2021 kami mengadakan Temu Pendidik Daerah KGBN Pesisir Selatan dengan materi Sosialisasi Program Beasiswa Guru Merdeka Belajar dengan narasumber Bu Linda Ermaida. Beliau adalah ketua KGBN Pesisir Selatan. Semangat beliau sangat luar biasa sekali dalam berbagi ilmu dengan teman-teman di KGBN. Beliau tidak hanya mengobarkan waktu dan pikiran, tapi juga mengobarkan materi demi kegiatan di KGBN. Jauh-jauh beliau datang dari kecamatan Koto Sebelas Tarusan menuju kecamatan Linggo sari Baganti. Membutuhkan waktu 3 jam untuk beliau sampai di Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Semangat merdeka belajar beliau memang patut diacungi jempol. Tanpa memikirkan biaya, tanpa dibayar sepeser pun  beliau bersedia datang dan berbagi ilmu dengan teman-teman di KGBN. Bahkan saya sering beliau telpon, “Dani kapan kita sosialisasi mengenai beasiswa guru merdeka belajar ini?”. Saya bilang, “tunggu  ya Bu” . Beliau juga sering mengajak teman-teman di KGBN mengadakan zoom, guna mencari solusi bagaimana anggota KGBN bisa berkembang di kabupaten Pesisir Selatan. Beliau menargetkan tiap-tiap anggota penggerak agar mencari teman sebanyak mungkin untuk dijadikan anggota KGBN atau Penggerak KGBN. Kebetulan beliau menyuruh saya mencari teman sebanyak tiga orang, maklum saya baru menjadi anggota KGBN. Belum menjadi penggerak karena sampai saat sekarang ini saya belum mengadakan nonton bareng video merdeka belajar. 

Alhamdulillah sekali saya bisa bergabung di KGBN ini. Karena saat sekarang ini mencari teman-teman yang mau belajar dan berbagi ilmu itu sangat susah. Nah KGBN adalah salah  satu tempat mencari ilmu dan berbagi ilmu. Belajar dimana saja dan dari siapa saja tidak harus dari ahli. Teman sejawat  yang punya praktek baik,  berhasil setelah mengalami kegagalan bisa kita jadikan sumber belajar. Memang kalau saya lihat teman-teman penggerak di KGBN mempunyai semangat luar biasa sekali dalam belajar. Salah satu Bu Rini Suriati, Beliau juga jauh-jauh datang dari kecamatan Lunang ke Kecamatan Linggo Sari Baganti untuk menjadi moderator pada kegiatan TPD kali ini yang menempuh jarak perjalanan tiga jam. Tanpa di bayar sepeser pun. Salut banget sama teman-teman di KGBN.

Kegiatan TPD kali ini kami mencari tempat rekreasi, alasan ini dipertimbangkan supaya setelah selesai belajar bisa refreshing juga.  Akhirnya dibuatlah kesepakatan di salah satu pantai di tempat kami namanya Pantai Kito. Tidak berapa lama setelah itu saya mendapatkan informasi kalau di Pantai Kito itu ramai sekali. Untuk belajar rasanya tidak terlalu bagus karena bising dengan orang-orang yang ramai. Akhirnya kami dengan bu Azizah selaku tuan rumah mencari tempat yang lain. Hari Sabtu tanggal 27 Maret  Pukul 17:30 satu hari sebelum acara saya dengan bu Azizah survei ke tempat pantai yang lain. Sesampainya di Pantai tersebut kami langsung disambut dengan merdunya suara azan magrib. Kami pun langsung menuju tempat wudu. Ternyata tempat berwudu tersebut kurang bersih sehingga kami memutuskan untuk menumpang salat magrib di  tempat menantu beliau. Ketika kami akan menuju rumah menantu bu Azizah, kami melihat sebuah tempat yang rasanya nyaman untuk belajar. Tapi, orang yang punya tempat tersebut tidak ada. Kami pun bertanya kepada orang yang ada di sebelah. 

Dapatkan Beasiswa Guru Merdeka Belajar

Ketika kami berbincang- bincang, Datanglah yang punya tempat tersebut. Rupanya dia seorang operator SD. Kami pun langsung numpang salat. Setelah selesai salat akhirnya kami membicarakan mengenai Temu Pendidik Daerah (TPD) yang akan dilaksanakan. Rencananya kami mau memakai tempat tersebut untuk kegiatan TPD. Alhamdulillah dia bersedia memberikan izin. Akhirnya saya dengan bu Azizah pulang ke rumah masing-masing dan juga tidak lupa menyampaikan kepada teman-teman tentang perubahan tempat pertemuan. 

Pukul 10:00 bu Linda Ermaida sudah sampai ke kecamatan kami, sementara saya dan bu Azizah selaku tuan rumah belum juga sampai karena pada saat itu saya menunggu teman. Jadi malu juga sama bu ketua. Singkat cerita akhirnya kami semua telah berkumpul di lokasi. Namun, kenapa yang punya tempat belum datang. Ada apa gerangan?. Tentu kami tidak bisa mulai acara karena yang punya tempat belum datang. Akhirnya saya telepon, tapi nomor hpnya tidak aktif. Akhirnya kami buat keputusan jika dalam waktu lima belas menit yang punya tempat tidak datang, kami akan cari tempat yang lain. Waktu itu rasa bersalah saya semakin meningkat. Udah terlambat, nah sekarang ditambah lagi tempat yang  bermasalah. Namun, belum lima belas menit kami menunggu, yang punya tempat datang. Alhamdulillah, ucap saya. Tidak jadi pindah. Jadi malu juga sama teman-teman kalau seandainya pindah tempat lagi.

Acara pun kami mulai dengan pembukaan dari moderator. Selanjutnya bu Linda Ermaida menyampaikan tentang cara membuat akun di sekolahmu. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Beasiswa Guru Merdeka Belajar. Setelah pembahasan beasiswa guru merdeka belajar, Pak Nofri Mayasril selaku narasumber dua langsung mempraktekkan cara membuat akun sekolah mu kepada peserta. Setelah selesai pembuatan akun di sekolahmu semua peserta di bimbing lagi untuk lanjut menyelesaikan program Guru Merdeka Belajar. Saat Nofri Mayasril sibuk mengajarkan teman-teman, sementara saya sibuk sedang membuat video kegiatan tiba-tiba bu Azizah menarik saya. “Tolong bantu Ibuk” kata beliau. saya menjawab “apa yang mesti saya bantu bu?”. Beliau menjawab lagi “Untuk menyelesaikan ini”. “Ibu sayang, ini untuk teman-teman yang baru bergabung, Ibu kan sudah penggerak”. Jawab saya sambil tersenyum. “Oh begitu,” jawab beliau sambil tersenyum. Saya salut juga sama bu Azizah ini. Beliau juga penggerak di KGBN yang mempunyai semangat yang tinggi untuk belajar. Bahkan di TPN 2019 beliau datang ke Jakarta dengan biaya mandiri. Jarang-jarang ada kepala sekolah seperti beliau.

Baca Juga: Merdeka Belajar Bukan Jargon

Tak terasa azan zuhur sudah berkumandang, saya minta izin teman-teman untuk salat dulu. Setelah selesai salat tak terasa Sumatera Tengah sudah lapar. Akhirnya kami pun memesan makanan. Setelah selesai makan acara pun ditutup oleh bu Rini Suryati selaku moderator. Sesi selanjutnya yaitu dokumentasi. Dengan gaya masing-masing kami berfoto ria. Klik…kliik begitulah bunyi kamera. Kegiatan terakhir kami lanjutkan dengan jalan-jalan di tepi pantai. Kameranya bunyi lagi deh, klik, klik, klik dan kliik. Tak terasa waktu begitu cepat. Sekitar pukul 14:00 kami memutuskan pulang ke rumah masing-masing dengan membawa semangat merdeka belajar. Banyak teman, dapat ilmu dan banyak lagi manfaat yang lain yang kami rasakan bergabung di KGBN. “Orang yang berhak mengajar adalah orang yang mau belajar.” Itulah kutipan yang saya dengar dari teman-teman KGBN. Salam merdeka belajar. Panjang umur perjuangan. Merdeka!

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: