Membangun Kemampuan Literasi dengan Komikstrip, Memahami Murid dengan Bahasa Cinta

Pagi itu matahari begitu terik, padahal waktu baru menunjukkan pukul sembilan pagi. Satu persatu orang mulai berdatangan sambil membawa tentengan di tangan, yang sepertinya berisi jajan. Ya, pagi itu adalah kegiatan Temu Pendidik (mudik) pertama Komunitas Guru Belajar (KGB) Pekalongan…

Nonton Bareng Guru Merdeka Belajar – Mewujudkan Pengalaman Belajar yang Bermakna

21 Aug, 2019 | Kategori: Liputan Guru Belajar, Merdeka Belajar, Pekalongan

Pertama kali mendengar kata “merdeka belajar” cukup menggelitik hati saya. Apakah guru  bebas seenaknya mengajar, atau apakah murid bebas seenaknya belajar. Hal ini terjawab sudah setelah saya bergabung dalam KGB Pekalongan. Saya mulai mengenal KGB Pekalongan sejak mengikuti kegiatan Ransel…

Nonton Bareng Guru Merdeka Belajar – Kesadaran Sudah Dijajah Motivasi Eksternal

Sebagai ketua MGMP Bahasa Indonesia saya merasa tergerak untuk mengajak para pengurus MGMP untuk merdeka belajar. Ya, istilah Merdeka belajar pertama kali saya dapatkan saat mengikuti The Festeachval yang diselenggarakan Komunitas Guru Belajar Pekalongan tahun 2018 di Unikal. Kelas yang…

Nobar Guru Merdeka Belajar – Apakah Kita Melakukan Miskonsepsi Guru Belajar?

Dalam sebuah adegan persidangan akademik akibat menjalankan praktik pengobatan tanpa lisensi, Hunter “Patch” Adams, mahasiswa Sekolah Tinggi Kedokteran Virgina, mengajukan pembelaannya bahwa mahasiswa kedokteran perlu berkolaborasi secara erat dengan perawat.  Perawatlah yang tiap hari berinteraksi dengan pasien dan, karena itu,…

Bukan Literasi Biasa

BUKAN LITERASI BIASA Literasi sering dimaknai dengan kemampuan baca, tulis dan hitung. Literasi juga seringkali dilaksanakan sesuai program 15 menit membaca. Padahal, makna literasi lebih dari hanya itu. Mengangkat judul temu pendidik, Bukan Literasi Biasa, pagi itu, guru-guru yang berasal…

Strategi Menyenangkan untuk Ulangan Harian

“Besok ulangan ya?” Tiba-tiba wajah murid menjadi berubah. Seakan-akan akan menemui monster yang menakutkan. Ulangan menjadi momok bagi sebagian murid. Tantanganya adalah membuat ulangan menjadi menyenangkan. Bukan hal yang menakutkan. Sebagai pembuka Guru Nazila mengajukan pertanyaan Rekan-rekan diskusi menimpaliSeriiing Bu!Sering…

Membangun Madrasah Inklusi – Guru Belajar Pekalongan

“Anak gila kok diterima di sekolah,” Kata-kata teror melalui SMS ini kami terima pada tahun 2012 di awal-awal tahun perjuangan membangun sekolah/madrasah inklusi.  Guru Niam, Kepala Madrasah akan bercerita bagaimana ia jatuh bangun membangun madrasah inklusi. Apa saja yang perlu…