Critical Thinking Skill dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Pandemi Covid-19 ini telah memberikan dampak luar biasa kepada kegiatan pembelajaran yang kita jalani. Pembelajaran jarak jauh yang beberapa waktu ini kita jalani pun, tidak lepas dari berbagai permasalahan: (1) tempat belajar murid yang kurang kondusif (2) akses gawai yang tidak memadai (3) kendala konektivitas internet (4) tidak siapnya institusi pendidikan dengan pembelajaran jarak jauh (5) dukungan keluarga dan pihak sekolah terhadap kondisi belajar murid (6) kurangnya kemampuan murid dalam critical thinking skills serta (7) kurang beragamnya sumber belajar yang inspiring.

Pelatihan Critical Thinking Skill Pembelajaran Jarak Jauh

Pada Temu Pendidik Daring KGB Surakarta, Selasa, 07 Juli. 2020, Ibu Rizky Setyaningrum menyampaikan materi mengenai Critical Thinking Skill dalam pembelajaran jarak jauh.

Menurut data OECD, 1 dari 9 murid di Indonesia mampu membedakan fakta dan opini berdasar clue implisit dari sumber informasi. Apa artinya? Artinya bimbingan dan bantuan guru sangat penting untuk mengarahkan murid melakukan cara berpikir lebih tinggi (HOTS) dalam PJJ ini.

Apa saja poin yang mesti guru perhatikan dalam Pembelajaran Jarak Jauh yang mengarahkan pada Critical Thinking Skills?

  1. Mendemostrasikan keterampilan yang akan diajarkan.
  2. Menyediakan kesempatan untuk berpikir lebih tinggi (HOTS).
  3. Menganjurkan dan mendorong murid untuk bertanya.
  4. Pembelajaran dan penilaian lebih berfokus pada pelaksanaan assessment for learning (formatif).
  5. Memberikan sumber belajar tambahan yang mengeksplor critical thinking skills.
  6. Menyediakan aktivitas ‘guided writing’ dan dorongan untuk berpikir.
  7. Memberikan feedback yang memberi contoh critical thinking skills.
  8. Lebih focus pada penilaian yang menggabungkan HOTS dan mengevaluasi kerja murid berdasarkan analisis, aplikasi, dan kreasi (penciptaan) daripada penilaian yang bersifat penggalian memori.
  9. Meyakinkan murid bahwa tidak ada satu-satunya jawaban yang benar, selama murid memberikan alasan yang valid dalam tugas mereka.
  10. Bila murid gagal dalam menunjukkan penguasaan suatu konsep atau keterampilan, guru dapat memberikan kesempatan untuk mencoba kembali dengan memasukkan refleksi yang mendorong murid untuk mempertimbangkan ‘bagaimana’ dan ‘kenapa’.
pembelajaran jarak jauh

Keterampilan apa saja yang bisa digunakan guru saat membuat worksheet yang mengarah pada critical thinking skills?

  1. Mengidentifikasi Fakta dan Opini (identify facts and opinions)

Memiliki kemampuan untuk membedakan fakta dan opini adalah hal penting untuk mengembangkan critical thinking skills. Opini bersifat subjective, sementara fakta adalah kebenaran yang dapat dibuktikan. 

Contoh fakta: Musim gugur dimulai bulan September.

Contoh opini: Musim gugur adalah musim terindah sepanjang tahun.

  1. Mencari persamaan dan perbedaan (compare and contrast)

Analisis comparatif (mencari persamaan) dan analisis kontras (mencari perbedaan) adalah latihan yang baik untuk mengembangkan critical thinking skills.

Contoh: guru dapat meminta murid untuk mencari persamaan dan perbedaan musim semi dan musim gugur.

  1. Mensortir dan mengklasifikasi (sort and classify)

Mengkategorikan objek berdasar kriteria tertentu juga merupakan latihan yang baik untuk mengembangkan critical thinking skills. 

Contoh: guru memberikan murid daftar kota dan atau negara dan meminta mereka untuk mensortir ke dalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan kriteria-kriteria yang bervariasi. 

  1. Membuat prediksi (making predictions)

Mintalah murid untuk berhenti sejenak dan membuat prediksi ketika membaca. Keterampilan berpikir ini dapat dipraktikkan dengan memberikan beberapa kalimat kepada murid dan meminta murid untuk memprediksikan apa yang akan terjadi atau meminta murid untuk menuliskan ending nya. Selanjutnya guru meminta murid untuk membagikan prediksi mereka dan mendiskusikan perbedaan pendapat antar murid serta alasan dibalik pendapat mereka.

  1. Menduga dan menyimpulkan (inferring & drawing conclusions)

Menduga adalah membuat kesimpulan berdasarkan bukti.

Contoh: ada sepiring kukis di dapur. Satu-satunya yang masuk ke dapur adalah anjingmu. Kukis-kukis tersebut hilang. Apa menurutmu yang terjadi dan kenapa kamu berpikir demikian?

Mempraktikkan keterampilan-keterampilan berpikir tersebut dapat membantu murid mengembangkan kemampuan mereka menganalisis informasi. Berikut ini contoh kegiatan pembelajaran yang melibatkan critical thinking skills untuk materi narrative.

Contoh Pembelajaran Critical Thinking Skill
Contoh Pembelajaran Jarak Jauh Critical Thinking Skill
Contoh Critical Thinking Skill Pembelajaran Jarak Jauh

Tanya-Jawab

  1. Bagaimana tips jitu mengaktifkan siswa saat kita menggunakan hots ini ? (Ibu Yayu Arundina)

Ketika seorang murid menjawab, akan saya lempar balik ke teman lainnya untuk setuju/tidak setuju dan alasannya. Lama-lama mereka membuat reasoning dan terciptalah nuansa HOTS.

  1. Bagaimana cara ibu membuat critical thinking terasa mudah dijalani bagi murid? (Bapak Dewo Uwo KGB Surakarta)

Biasanya, saya tidak akan bilang bahwa ini adalah langkah berpikir tingkat tinggi supaya anak tidak khawatir dan takut. Saya Cuma bilang, bahwa siapa pun boleh berpendapat dan tidak boleh ada teman yang saling mengejek pendapat teman lainnya karena semua jawaban bisa jadi benar asalkan disertai alasan yang masuk akal.

  1. Bagaimana mengkomunikasikan pembelajaran HOTS pada ortu? (Ibu Kristijorini KGB Surakarta)

Biasanya sih saya hanya menjelaskan materi pada ortu dan siswa dan mempersilakan mereka untuk bertanya. Asalkan mereka mengikuti steps by steps kegiatan pembelajaran, mereka tidak akan terasa bahwa sebenarnya sudah masuk kegiatan yang bersifat critical thinking skills

Ingin mengikuti Pelatihan
Merancang Pembelajaran Jarak Jauh Merdeka Belajar?

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: