Guru Merdeka Belajar di Pesisir Selatan

Pelatihan guru merdeka belajar yang ke-2 diselenggarakan bersama Komunitas Guru Belajar Pesisir Selatan. Pagi yang cerah dengan awan yang agak gelap dimana dengan semangat yang tinggi. Semangat untuk membangun peradaban bangsa indonesia menuju indonesia emas. Kami berjalan di waktu terbit matahari menuju tempat kami menambah ilmu. Oleh karena itu dengan ilmu yang sangat terbatas yang dimiliki disebabkan fasilitas yang serba kekurangan.

Tepat pukul 08.30 guru yang datang hanya beberapa orang. Saya sangat pesimis akan sepi. Dikarenakan guru tidak difasilitasi dengan sertifikat dan biaya transportasi hanya dengan keinginan dari diri guru itu sendiri. Dan alhamdulilah rentang 1 jam ternyata banyak guru yang datang. Akhirnya mencapai 100 orang. Dengan semangat pengawas Kecamatan IV Jurai yang ingin menggerakkan guru untuk hadir dalam rangka menyukseskan pendidikan di Pesisir Selatan. Pukul 09.30 moderator Salmiati dengan membuka kegiatan pelatihan guru merdeka belajar (GMB) dengan mengucapkan Basmallah. Acara dilanjutkan sepatah kata dari ibu Rahmyanti selaku ketua Komunitas Guru Belajar. Kemudian pelatihan Guru Merdeka Belajar dibuka oleh bapak Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri, S.Pd, M.Si.

Pembukaan Pelatihan Guru Merdeka Belajar

Tiga Dimensi Merdeka Belajar

Usai pembukaan dilanjutkan guru berdiskusi terkait materi. Pelatihan difasilitatori oleh bapak Muhammad Abdurrahman Basyaiban yang akrab disapa pak Maman. Ada beberapa poin penting terkait ciri guru merdeka belajar, yaitu

  1. Guru yang komitmen akan tujuan terhadap kemajuan pendidikan tidak hanya mengajar tetapi mendidik dan menanamkan pendidikan karakter terhadap anak.
  2. Poin kedua mandiri, adalah guru yang mampu mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik, dan berani menghadapi tantangan.
  3. Guru yang reflektif, guru yang mengevaluasi dirinya sendiri, terhadap dunia pendidikan yang lebih baik.

Kemerdekaan berarti guru mempunyai komitmen pada satu tujuan, dan konsisten pada dunia pendidikan. Guru yang merdeka adalah guru masa depan dengan mengembangkan kompetensi yang dimiliki serta aktif berkolaborasi antara guru dengan pendidik yang lain dan mengembangkan jalur karir yang sesuai dengan potensi dan aspirasinya. Paham akan penting suatu pendidikan yang terbaik, dan bisa menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Guru merdeka tidak mengenal kata sulit dalam menghadapi cobaan di dunia pendidikan terutama terhadap perubahan kurikulum yang saat ini sering merubah pola pikir guru terhadap ketercapaian keberhasilan pendidikan.

Baca Juga: Merdeka Belajar Bukan Jargon

Peserta Pelatihan guru merdeka belajar berdiskusi

Kemerdekaan Belajar Sebagai Kunci

Kemerdekaan belajar adalah kunci utama untuk guru bisa meningkatkan kompetensi dan menyelesaikan permasalahan pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu guru tidak hanya menerima perintah dari kepala sekolah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh dinas pendidikan. Tetapi seharusnya guru lebih memperluas pengetahuan dan mencari sumber informasi. Menambah pengetahuan di dalam dunia pendidikan dan menjadi sumber inspirasi yang baru. Bekal yang akan digunakan dalam menyampaikan ilmu secara baik dan konsisten dalam mencapai kesuksesan. Nyatanya terjadi dilapangan yang dilihat ternyata guru mengikuti pelatihan dan tanpa diiming-imingi uang maupun sertifikat. Guru mengikuti pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya.

Aktivitas belajar yang perlu diberi perhatian lebih agar dapat mewujudkan tujuan dengan sistem pendidikan yang lebih terarah yaitu :

  1. Guru cenderung ingin belajar karena adanya dorongan lain (godaan sertifikat, insentif, dan sebagainya). Sebut saja ini profesi guru bukan passion guru.
  2. Tidak mengakui kelebihan orang lain, terlebih jika bukan seorang ahli atau tokoh terkenal.
  3. Guru dengan “How to” hanya terbatas kepada cara atau teknis. Guru perlu lebih ekstrim dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan esensial dan fundamental.
  4. Terpaku pada administrasi, seperti Ujian Nasional yang dijadikan alat ukur kecerdasan seseorang hanya dengan tiga hari pelaksanaan. 
  5. Guru yang masih bersifat individualis. Guru merdeka belajar harusnya dapat bekerja dengan tim serta mampu berkolaborasi dalam menyatukan atau menyamakan pendapat.
Foto bersama peserta pelatihan guru merdeka belajar

Pelatihan kali ini memberikan pengalaman dan ilmu yang luar biasa terhadap guru pesisir selatan. Bermanfaat demi menambah pengetahuan baru dalam rangka memajukan pendidikan di pesisir selatan yang madani.

Anda ingin mempelajari praktik Merdeka Belajar?

Pelatihan Merdeka Belajar

Yuk ikuti pelatihan daring (online)
Memulai Karier Guru: Merumuskan Tujuan Belajar
Klik link di bawah ini

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: