Half Point, Setengah Perjalanan untuk Pendidikan

Penulis : rizqy | 10 Dec, 2018 | Kategori: Inspirasi Guru Belajar

Seorang pelari perempuan dengan langkah kesusahan memasukki area half point. Sambutan meriah membuat langkahnya menjadi lebih baik.Beberapa pelari di half point yang mengambil kategori half course menghampirinyadan menepuk pundaknya.

Setengah jam berikutnya ia bersiap melanjutkan lagi setengah perjalannnya .

 “Apa yang Kamu cari”, ucapnya kepada salah seorang teman sambil berlalu meniggalkannya.

Kalimat tersebut membuat saya berpikir dan mendalaminya. Benar juga, apa yang dicari?

Apa ya yang dicari pelari ? Sampai harus merogoh kocek untuk sampai Gunung Kidul dan kembali ke tempat asalnya.

Apa ya yang dicari pelari ? Sampai harus cuti beberapa hari dari pekerjannya.

Apa yang dicari pelari? Sampai harus mengumpulkan donasi minimal 3,5 juta, baru ia bisa berlari mengikuti event ini.

Apa yang dicari pelari? Sampai harus menempuh jalanan menanjak, menurun, datar sejauh 169 km.

Hal-hal itu jika dipikir memakai akal sehat sulit sekali diterima.

“Di NusantaRun bukan cuma berlari,  juga  membuat para pelari memiliki value yang berbeda, dan selalu ada nilai-nilai kebaikkan di acara ini. Saya sudah empat kali ikut, dan setiap kali ikut optimisme saya selalu bertambah karena melihat banyak orang baik di Indonesia. Saya lebih percaya bahwa Indonesia bisa maju.” Ujar Adita salah seorang pelari perempuan.

Itulah mengapa seorang pelari full course terlihat menangis melepas nomor peserta lari, ia tidak bisa melanjutkan larinya karena cidera di half point.

Sementara itu sebanyak 121 pelari baru akan berjuang dari Balai Desa Karangwuni, Wates (Sabtu, 10 Desember 2018) menuju Pantai Sepanjang Gunung Kidul sejauh 83 Km.  Kampus Guru Cikal melibatkan Komunitas Guru Belajar Yogyakarta untuk  berkontribusi di half point. Sama halnya di garis start Kledung Pass, beberapa relawan dari Komunitas Guru Belajar terbagi dalam beberapa peran. Ada yang membantu di meja registrasi ulang, menempelkan tattoo dan juga membuat yel-yel untuk pelari yang akan dan melanjutkan perjalannya.

“Di sini saya belajar banyak hal melihat semangat para pelari. Ternyata yang peduli akan pendidikan banyak, dari pelari, beberapa sponsor, dan relawan-relawan dari lintas profesi. Jadi nggak Cuma kami guru dari pendidikan.” Widy, Guru Belajar Yogyakarta.

Tepat pukul 16.00 WIB, garis start di half point dibuka.

“Tetap semangat… tetap semangat
Pelari NusantaRun..
Untuk dukung.. untuk dukung
Pendidikan untuk semua”

Yel-yel dari Komunitas Guru Belajar Yogyakarta mengalun untuk memberi tambahan energy kepada pelari menuju Pantai Sepanjang Gunung Kidul.

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: