Inilah 5 Keistimewaan Temu Pendidik Nusantara

Penulis : bukik | 4 Sep, 2018 | Kategori: Catatan Guru Belajar, Refleksi Guru Belajar

Temu Pendidik Nusantara adalah Konferensi Tahunan Komunitas Guru Belajar. Apa istimewanya? 

Dua minggu terakhir ini, persiapan Temu Pendidik Nusantara tengah padat dan pada titik kritis, kurasi pembicara, kurasi penerima beasiswa dan halaman pendaftaran peserta. Kritis karena titik ini menjadi sumber data dari hampir semua aktivitas persiapan yang lain. Kesesuaian pembicara dengan kriteria akan mempengaruhi pengalaman belajar peserta TPN. Kesesuaian penerima beasiswa akan mempengaruhi dampak berkelanjutan TPN.  Halaman pendaftaran peserta akan mempengaruhi kartu pengenal, pembagian ruang, kapasitas kelas, petunjuk ruang, cetak sertifikat hingga kemudahan pendaftaran.

Di tengah kesibukan tersebut, terlontar pertanyaan apa istimewanya TPN di sesi Tanya Jawab TPN di Grup TPN 2018

Pertanyaan yang membuat saya sempat berhenti beraktivitas dan berpikir keras, Memang apa istimewanya Temu Pendidik Nusantara sampai saya harus repot sampai begadang ngurusinnya? Apa keunikan Temu Pendidik Nusantara dibandingkan konferensi guru atau pendidikan yang lain? #mikircaklontong

Temu Pendidik Nusantara Komunitas Guru Belajar

Bukan cuma mengikuti, juga memilih. Di Temu Pendidik Nusantara, setiap guru bisa memilih peran sebagai peserta, pembicara atau relawan panitia. Guru dengan pengalaman 2-3 tahun pun sudah mendapat kesempatan menjadi pembicara. Kita kekurangan pembicara guru untuk menyampaikan keadaan di lapangan. Lihat saja banyak seminar pendidikan tentang guru tapi tidak ada guru yang jadi pembicaranya. 

Menjadi peserta pun, setiap guru masih diminta memilih topik yang ingin dipelajarinya. Di kebanyakan kegiatan, guru dituntut belajar topik yang ditentukan pihak lain, bisa kementerian, dinas pendidikan, bahkan lembaga pendidikan dan lembaga donor. Di Temu Pendidik Nusantara, guru bisa memilih topik yang sesuai kebutuhan. Pilih topik yang sekiranya bisa membantu Anda dalam menyelesaikan persoalan di kelas maupun sekolah.

Berapa banyak pilihan sesi yang tersedia di Temu Pendidik Nusantara 2018? Ada 60 pilihan sesi pada Kelas Kemerdekaan, 60 pilihan sesi pada Kelas Kompetensi, 30 pilihan pada Kelas Kolaborasi dan 20 pilihan sesi pada Kelas Karier. Setiap peserta bisa memilih 2 pilihan sesi Kelas Kemerdekaan, 2 pilihan sesi Kelas Kompetensi, 1 pilihan sesi Kelas Kolaborasi dan 5 pilihan sesi pada Kelas Karier. Silahkan pilih, ramu dan nikmati menunya. Saran terbaik: ajak teman ikut Temu Pendidik Nusantara, ikut pilihan sesi yang berbeda sehingga bisa saling belajar.

Bukan cuma belajar, juga mengembangkan karier. Sejak tahun lalu, Temu Pendidik Nusantara telah dirancang sebagai kegiatan pengembangan karier guru. Pembagian kegiatan di TPN dilakukan untuk memberi pengalaman dan tantangan karier yang beragam. Peserta TPN belajar keberanian mencoba suatu strategi pengajaran di kelas kemerdekaan, mengembangkan potensi di kelas kompetensi, dan memperluas kesempatan dan jejaring belajar di kelas kolaborasi.

Peserta TPN juga bisa belajar bahwa menjadi kepala sekolah bukanlah satu-satunya pilihan karier guru. Di kelas karier, peserta TPN bisa belajar bahwa profesi guru pun bisa menghasilkan banyak spesialisasi. Pelajari perjuangan setiap pembicara dalam merintis kariernya. Di Pameran Karier, peserta TPN bisa menyaksikan dan mendapatkan karya dan layanan guru. Harapannya sepulang TPN, peserta mendapatkan pelajaran sesuai tahap perkembangan kariernya untuk merintis atau mengembangkan karier.

Bukan hanya konsumen, juga produsen. Di Temu Pendidik Nusantara, peserta bukan hanya menjadi konsumen dari para vendor seperti konferensi pendidikan sebelah. Peserta bukan hanya dimintai kartu nama untuk tindak lanjut presentasi produk atau layanan. Menjadi berdaya bukan sebatas mendapat kesempatan menggunakan fasilitas atau peralatan canggih. Berdaya berarti juga menghasilkan karya yang bermanfaat baik untuk sesama guru maupun masyarakat luas, dengan atau tanpa peralatan canggih. Peserta TPN diajak berdaya, melangkah dari jenjang ke jenjang lebih lanjut hingga menghasilkan karya.

Bukan hanya berkembang, juga melakukan perubahan. Meski terbuka untuk umum, sebagian besar Temu Pendidik Nusantara adalah guru dari Komunitas Guru Belajar, komunitas yang memilih menjadi bagian dari perubahan pendidikan Indonesia. Komunitas Guru Belajar hadir bukan sekedar belajar untuk kepentingan dan capaian pribadi, juga untuk mengubah praktik pengajaran dan menyebarkannya ke guru yang lain. Tidak semua bertahan, namun mereka yang hadir adalah mereka yang berkomitmen kuat pada tujuan, ciri dari guru merdeka belajar.

Konten di Temu Pendidik Nusantara bisa jadi bukan yang paling inovatif atau terbaru di bidangnya. Tapi bisa dipastikan konten TPN adalah konten yang menjawab kebutuhan ekosistem guru dan pendidikan di Indonesia. Buat apa inovatif bila tidak dibutuhkan atau tidak digunakan setiap hari di ruang kelas? Konten TPN dikurasi dan dipilih selain sesuai dengan topik TPN juga selaras dengan semangat merdeka belajar. Konten yang membantu guru memandu murid menjadi pelajar merdeka.

Keempat poin di atas sebenarnya belum seberapa dengan poin terakhir ini. Keistimewaan utama Temu Pendidik Nusantara bukan berkaitan dengan konten, kelas, maupun pembicara. Temu Pendidik Nusantara istimewa karena menjadi perjumpaan antar manusia yang berbagi cerita. Pengalaman personal saya yang paling mengesankan dari Temu Pendidik Nusantara adalah: berjumpa rekan seperjuangan, mendengar cerita dari penjuru nusantara, dan berbagi harapan untuk terus mengayunkan langkah perubahan. Rasa yang tidak bisa dibayangkan sebelum Anda mengalaminya sendiri. Dan percayalah, keistimewaan itu yang sulit didapatkan dari konferensi guru atau pendidikan lainnya

Apakah kita akan berjumpa di Temu Pendidik Nusantara yang istimewa?

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: