Literasi adalah Cara Menggerakkan Negeri

Penulis : Maurensyiah P. | 23 Jun, 2020 | Kategori: Makassar, Temu Pendidik Daerah

Tema Temu Pendidik kali ini adalah Literasi Menggerakan Negeri. Diselenggarakan oleh Komunitas Guru Belajar (KGB) Makassar, bertempat di gedung Aula Penerbit PT. Erlangga. Temu Pendidik Daerah (TPD) kali ini diwarnai dengan diskusi menarik antara tim penggerak KGB Makassar dan para guru dari berbagai tingkatan., sekaligus mengajak para guru untuk ikut ambil bagian dalam Temu Pendidik Nasional yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 25 -27 Oktober 2019.

Literasi adalah …

Temu Pendidik Daerah kali ini bertindak sebagai moderator ibu Anita Taursia Putri, dengan narasumber Ibu Erni Marlina dari SMKN 7 Makassar dan Ibu Andi Olle Mashurah guru dari sekolah Cendikia. Oleh ibu Erni Marlina mengatakan bahwa literasi bukan hanya sekadar membaca. Beliau memberikan contoh bahwa menulis ilmiah populer kita bisa menulis apa saja yang kita pikirkan dan ingin kita tulis. Pesannya, ‘mari kita bersama-sama mengikuti kegiatan TPN 2019.

Ada banyak kelas dengan 4 kelas kompetensi, silahkan memilih. Dalam komunitas Guru belajar tidak ada tuntutan wajib masuk dan memilih kelas sesuai keinginan panitia akan tetapi setiap peserta diberi kebebasan memilih kompetensi sesuai  kebutuhannya. Teman-teman harus memahami bahwa banyak hal yang bisa kita lakukan.  KGB sangat fleksibel dan salah satu keunikan di KGB adalah kita menginap di rumah orang tua murid Cikal.  Mari memaknai literasi dengan baik karena literasi itu luas, literasi berasal dari murid dan berakhir di murid. Ada teknis bagaimana membuat murid penasaran dan KGB mengajarkan bagaimana  wujud dari sebuah kemandirian. 

Berbagi Pengalaman di Temu Pendidik

Tidak jauh berbeda dengan ibu Andi Olle Mashurah, belia dalam materi “Rakit Atraktif” beliau membagi pengalamannya ikut TPN awalnya karena penasaran saat melihat di komunitas Guru Belajar di Facebook,. Ia mengatakan bahwa saya tidak mengenal siapapun dan menjadi peserta murni di tahun 2017 akhirnya tahun 2018 mendaftar menjadi pemateri dan lulus. Tahun 2019 mendaftar lagi dan lolos kelas kemerdekaan dan kelas kolaborasi.

Tahun ini saya membawa materi dengan tema ‘Rakit Atraktif “. Produk ini membutuhkan waktu kurang lebih 6 tahun dalam proses pembuatannya hingga bisa menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati semua orang.  Lanjut  ibu Olle mengatakan bahwa literasi  membuat kemampuan menerima makna, baik kata maupun kalimat. Contohnya, membaca sebuah bacaan dan belajar mencerna makna kalimatnya.  Bisa membaca bukan berarti bisa memaknai. Kemampuan memahami bukan hanya  dari sisi  kemampuan berbahasa saja. Pemilihan kata mengikut pola,  dimana kunci dari Rakit Atraktif adalah pola dari kata. Oleh moderator Anita Taurisia Putri, kata kuncinya adalah bahwa literasi adalah memahami, memaknai apa yang ada di sekitar kita. 

Permata Hati, membagi pengalaman,  bahwa hal yang membuat saya tertarik di Komunitas Guru Belajar adalah keaktifan para guru dalam berdiskusi untuk membagi pengalamannya serta praktek mengajarnya tidak hanya lewat tatap muka langsung akan tetapi hampir setiap saat melalui diskusi online (daring). Hal tersebut adalah sebuah motivasi yang sangat jarang ditemukan di kalangan guru ataupun komunitas guru lainnya. Menemukan banyak orang hebat yang tidak pernah merasa lebih pintar akan tetapi memiliki prinsip semua murid semua guru, prinsipnya siapapun boleh membagi ilmu dan pengalamannya, semua belajar dan semua sama serta punya tujuan yang sama. Kalau di KGB saja seperti itu bagaimana dengan TPN ada ratusan guru yang ikut berkumpul dan bertemu untuk membagi ilmu dan pengalamannya, dan hal tersebut meyakinkan rasa penasaran saya untuk ikut Temu Pendidik Nasional di tahun 2019.

Persepsi Guru Terhadap Literasi

Sama halnya oleh salah satu penggerak bapak Luktfi Alam, beliau mengatakan bergabung dengan KGB di tahun 2016, persepsi guru sangat mengkhawatirkan.  Setelah bergabung di KGB, saya merasakan kelas seperti sesuatu yang berharga buat saya. Hanya 15 menit  berbicara di depan kelas. Sebelum bergabung di KGB saya menjadi guru yang superior dan saya menyesal telah melakukan kesalahan selama kurang lebih 8 tahun.  Selama ini yang kita pahami tujuan sebagai guru reaktif adalah tujuan jangka pendek. Hampir semua energi kita tersalurkan. Sekarang kita perlu memahami bahwa penting memberikan apresiasi pada anak, misalnya dengan mengucapkan Alhamdulillah pada apa yang anak raih. 

Kegiatan Temu Pendidik Daerah ini ditutup oleh bu Adel dengan ajakan “ mari ikut Temu Pendidik Nasional, karena dalam kegiatan ini banyak sekali tawaran praktik mengajar terbaik yang akan dibagi oleh ratusan guru dan pakar pendidikan. Mari memaknai  literasi menggerakkan negeri dengan tidak hanya memaknai membaca tetapi maknailah dalam banyak hal dan lebih luas, seperti yang dikatakan oleh erni Marlina literasi bukan hanya berbicara tentang membaca tetapi literasi sangat luas, salah satu contohnya adalah literasi bisa dimaknai dalam budaya, seni,  berhitung dan lain-lain.

Gerakan Literasi untuk Menggerakkan Negeri 

Sebagaimana diketahui bahwa Gerakan Literasi Menggerakkan Negeri adalah sebuah gerakan literasi di lingkungan Komunitas Guru Belajar. Gerakan yang juga merupakan bagian dari literasi nasional. Literasi merupakan kemampuan seorang guru untuk menggunakan potensi dan keterampilan. Literasi digunakan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas  membaca menulis, berhitung serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari. Tujuan ini adalah menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi di tengah-tengah masyarakat secara luas. Sehingga meningkatkan kualitas penggunaan waktu seseorang lebih bermanfaat.  Literasi Menggerakkan Negeri bukan pada seberapa banyak kita membaca. Akan tetapi bagaimana kita mampu memaknai segala sesuatunya dalam melahirkan generasi penerus bangsa. Reporter by Maurensyiah (SMK Darussalam Makassar ) #Literasi Menggerakkan Negeri#Guru Belajar#Komunitas Guru Belajar Makassar# Kampus Guru Cikal. 

Penasaran Bagaimana Menerapkan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar?

Yuk ikuti pelatihan online
Memulai Karier Guru: Strategi Numerasi Sekolah Dasar
klik di sini

Literasi itu apa?
About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: