Membuka Jalur Karier Guru yang Tak Hanya Kepala Sekolah

Bagaimana guru bisa menjadi profesi yang juga tidak hanya mengajar dan belajar, tapi juga bisa sebagai inovator?

Apakah bisa?

Ternyata dalam pelatihan selama Wardah Inspiring Teacher ini, pertanyaan tersebut bisa terjawab. Pelatihan Wardah Inspiring Teacher 2019 ini dimulai dari belajar Proses Berpikir Desain, dimana para guru dalam pelatihan ini ditantang untuk menjadi guru yang berinovasi. Apa yang para guru ini akan inovasi? Yaitu media belajar yang digunakan untuk sehari-hari mengajarkan konsep atau pengetahuan yang menjadi tujuan pembelajarannya.

Pelatihan yang diadakan pada tanggal Sabtu, 14 Juli 2019 di Ruang Ballroom Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta ini merupakan tahap lanjutan dari proses Pelatihan Wardah Inspiring Teacher 2019. Kira-kira 20 orang peserta yang datang dari berbagai penjuru daerah Jogjakarta dan sekitarnya dimulai dengan meninjau kembali sampai dimana perjalanan para guru dalam belajar berinovasi. Para peserta diajak melihat kembali tahapan berpikir desain, dan menilai diri sendiri melalui yang disebut Pohon Blob, sampai dimana perjalanan mereka, dan diskusi dengan teman sebelahnya mengapa menurut mereka tahap itulah yang mereka pilih. Salah satu peserta berbagi dengan temannya dengan menganalogikan dirinya dengan gambar orang sedang bergantung kepada dahan pohon, “Karena saya masih coba untuk memanjat pohon seperti saya sedang dalam proses mencapai puncak pembelajaran saya.” Begitu kata salah satu guru menjelaskan tentang proses perjalanannya. 

Pelatihan lanjutan kali ini berfokus kepada bagaimana para peserta bisa memperoleh umpan balik untuk media ajar yang dibuatnya. Diskusi mengenai pertanyaan apa saja yang bisa menjadi umpan balik, kemudian para peserta juga belajar untuk memberikan umpan balik kepada dirinya sendiri, dengan menggunakan perangkat rubrik yang memudahkan pembuat media belajar untuk menilai medianya sendiri. 

Bagian paling seru dan dinanti-nantikan dalam pelatihan ini adalah dimana para peserta menguji coba media belajarnya dalam kelompok. Berbagai produk media belajar yang sudah didesain oleh para peserta dipresentasikan, diuji coba, dan diberikan umpan balik oleh peserta lainnya. Hampir semua produk media belajar yang ditampilkan sangat menarik untuk diulas, namun berikut beberapa yang memancing banyak komentar maupun umpan balik:

  1. Keran Wudhu dan Urutannya, media untuk belajar urutan berwudhu dalam pelajaran agama, dibuat dengan gambar di atas keran, sehingga siswa tinggal mengikuti urutan wudhu dalam belajar urutan wudhu dengan benar.
  2. Video Biografi, video buatan guru yang menginspirasi bagaimana cara membuat Biografi yang menggugah dan menginspirasi orang yang menontonnya.
  3. Berbagai modifikasi Board Games dan Flash Card, belajar tentang sains maupun bahasa Inggris.

Pelatihan ditutup dengan bintang tamu dua orang guru yang sudah menjadi inspirasi di komunitasnya yaitu Pak Nuno dari Petungkriyono yang menggunakan media belajar Asesmen dengan QR Codenya sempat dimuat surat kabar lokal maupun nasional, beliau memperluas ranah medianya ke Board Games, sehingga mendapatkan proyek permainan yang bertema pelestarian binatang bernilai jutaan dari sebuah badan konservasi. Perjalanan belajar dari Pak Nuno, membuktikan bahwa guru yang berinovasi yang bermulai dari masalah, bisa membawanya menuju karier protean, yaitu jenjang karier yang bisa capai oleh guru, selain menjadi kepala sekolah, wakil kepala sekolah atau pengawas. 

Salah satu narasumber lainnya yaitu ibu Pima Aditya dari Sekolah Cikal, beliau adalah koordinator kurikulum SD Cikal Cilandak yang juga mengembangkan karirnya sebagai Teknologi Integrator, walaupun Ibu Pima tidak punya latar belakang IT maupun Komputer Sains. Beliau terpilih menjadi salah satu Apple Distinguished Educator dari Indonesia. Pekerjaan sehari-hari ibu Pima adalah memetakan kurikulum dan proses belajar dengan teknologi. Menurut ibu Pima Pendidikan adalah Teknologi dan Teknologi adalah Pendidikan, tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, para guru harus berani menghadapi perubahan, dan juga membuat perubahan dengan berinovasi melalui media belajar.

Acara pelatihan ditutup oleh video yang mengatakan: The Future of Education is You. 

Masa depan pendidikan adalah: anda, sang guru.

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: