Menginspirasi Murid di New Normal, Bisakah?

Penulis : rizqy | 24 Jun, 2020 | Kategori: Merdeka Belajar

Berdiam di dalam rumah ini denganmu
Dari malam hingga malam lagi
Terkungkung langkah ragu tak ke mana-mana
Dari Rabu hingga Rabu lagi

Tulus menyanyikan sepotong lirik lagu terbarunya Adaptasi di sesi akhir Seminar Wardah Inspiring Teacher 2020 di aplikasi Zoom. Lirik tersebut seakan mewakili kondisi saat ini. Saat di mana berbagai aktivitas terpaksa dikerjakan di rumah. Salah satunya adalah event tahunan Wardah Inspiring Teacher. Kegiatan yang pada tahun-tahun sebelumnya diadakan secara tatap muka, karena Corona terpaksa diadakan secara online.

Lagu Adaptasi dari Tulus menggambarkan hal tersebut.

Bagaimana membuat kegiatan belajar di Wardah Inspiring Teacher bisa bermakna walau dilakukan secara online?

Bagaimana menjadi guru yang menginspirasi murid di masa pandemi ini?

Itulah tantangan kami di Kampus Guru Cikal selaku lembaga pelatihan yang ditunjuk oleh Wardah untuk mendampingi guru-guru di Wardah Inspiring Teacher 2020.

Seminar WIT 2020

Guru Wardah Inspiring Teacher

“Wardah Inspiring Teacher 2020”

“Memberi inspirasi untuk negeri.”

Tagline tersebut sudah menjadi bagian Wardah Inspiring Teacher dari tahun-tahun sebelumnya. Namun terasa berbeda di tahun 2020 ini. Mungkin akan timbul pertanyaan seperti di atas,

“Bagaimana memberi inspirasinya?”
“Bagaimana memberi inspirasi di masa seperti ini?”

“Mengajar aja susah, kendalanya banyak banget. Boro-boro memberi inspirasi..”

Itu pulalah yang kami dapatkan saat sesi awal Wardah Inspiring Teacher 2020. Saat membuka slide presentasi dan memunculkan judul Menginspirasi Murid Belajar di New Normal banyak peserta yang bertanya-tanya. Dan benar saja, saat kami melakukan asesmen di awal mengenai pembelajaran jarak jauh, banyak yang merasa kesulitan. Berikut adalah kata  yang menggambarkan perasaan guru melakukan  pembelajaran di masa pandemi,

Menginspirasi

Guru Merdeka Belajar

Selain itu, di asesmen awal kami juga mengajak guru untuk berbagi mengenai kendala apa saja yang dihadapi guru saat melakukan pembelajaran jarak jauh. Ternyata banyak kendala yang guru hadapi, dari kuota, sinyal, pelibatan orangtua, hingga motivasi internal murid. Dari asemen ini, ternyata memang guru perlu dibantu. Memang prosesnya akan sulit, namun kami percaya Guru #MerdekaBelajar akan mencari cara untuk mencapai suatu tujuan.

Seminar tahap 1 dan 2 yang dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Juni 2020 itu mengajak guru untuk bercerita mengenai pembelajaran sebelum dan sesudah pandemi, selain itu narasumber dari Kampus Guru Cikal yaitu Rizqy Rahmat Hani menceritakan praktik baik guru yang tetap bisa menginspirasi walau di tengah pandemi.

Wardah Inspiring Teacher

Para Guru yang Menginspirasi

Ada cerita Guru Titis yang menginspirasi muridnya dengan membuat pembelajaran di Radio Republik Indonesia di Sanggau. Guru Dynna yang menginspirasi dengan melibatkan murid dan orangtua dalam merancang RPP. Guru Titik yang menginspirasi dengan refleksi dan memahami muridnya. Cerita tersebutlah membuat sekitar 200 guru yang mengikuti sesi tersebut seperti mendapatkan AHA moment. Terlihat di kolom komentar,

“Benar juga ya, harusnya dari awal melibatkan orangtua dan murid.”

“Ternyata asesmen yang beragam bisa juga ya, dan malah membantu murid.”
“Ceritanya hampir sama dengan cerita saya, sangat menginspirasi Guru Titis!”

Saya melihat walau dilakukan secara online, antusias peserta luar biasa, terlihat dari jumlah yang mengikuti sesi Seminar dari awal hingga akhir.

Pada sesi Seminar WIT 2020 tersebut juga ada sesi talkshow bersama alumni Wardah Inspiring Teacher tahun 2019. Untuk tahap 1, ada guru Titik Nur Istiqomah dari Magelang, untuk tahap 2 ada Eki Nur Wulandari dari Pekalongan. Dua guru tersebut menceritakan bagaimana mereka mengikuti WIT 2019, dan apa saja yang didapatkan oleh keduanya.

Guru Menginspirasi

Guru yang Membangun Empati Pada Murid

“Saya belajar tentang empati sebelum merancang di Wardah Inspiring Teacher. Salah satunya saat merancang board games aksara Jawa ini (sambil menunjukkan ke layar kamera).” ungkap Guru Titik.

Dari talk show tersebut peserta lebih sadar akan tujuan mereka mengikuti Wardah Inspiring Teacher.

“Saya jadi lebih semangat mengikuti Wardah Inspiring Teacher setelah mengikuti sesi talk show ini.” ungkap salah satu peserta di kolom komentar.

“What an amazing  experience! Senangnya bertemu dengan guru dari berbagai daerah dan juga bersyukur bisa belajar dari pemateri yang luar biasa.” tutur @nisrinaqey di akun Instagramnya.


Wardah Inspiring Teacher tahun 2020 ini ada 5500 guru yang direkomendasikan, 2300 mendaftar dan hanya 1800 yang mengikuti Wardah Inspiring Teacher 2020 ini. Setelah Seminar Wardah Inspiring Teacher, kira-kira selanjutnya tahap apa lagi ya? Ingin tahu ada apalagi? Yuk follow instagram @kampusgurucikal dan @wardahinspiringteacher

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: