Nonton Bareng Guru Merdeka Belajar – Guru yang Tidak Takut untuk Berubah

Penulis : Citra Permata Endah | 15 Jul, 2019 | Kategori: Liputan Guru Belajar, Solo Raya

Hal yang paling ditunggu-tunggu ketika Ramadhan tiba adalah agenda Buka Bersama (bukber) dengan para sahabat. Namun, apa yang harus kita lakukan sembari menunggukumandang adzan magrib? Daripada menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, lebih baik kita mengisi waktu dengan Nonton Bareng (nobar). Nonton apa ya yang bermanfaat dan membuat kita sebagai guru tersadar dan teringat kembali kepada fitrah kita sebagai guru?

Beruntungnya kami mendapatkan link video yang bagus dari komunitas guru belajar. Akhirnya kami putuskan untuk melakukan nonton bareng dan berdiskusi mengenai hasil dari apa yang kita tonton bersama. Memang sekali-kali guru seperti saya dan yang lainnya perlu di “rukiyah”, mengingat tujuan guru itu bukan mengajar melainkan terus belajar.

Hari itu, kami berencana berkumpul di rumah salah satu sahabat kami. Senang sekali bisa bertemu dengan mereka mengingat saya sudah tidak lagi mengajar di sekolah yang sama. Canda dan tawa memenuhi ruangan di rumahnya. Kami pun saling berbagi bercerita tentang perkembangan yang terjadi pada hidup kami. Bercerita tentang sejauh mana kami berlari dari titik terakhir bertemu. Saling menginspirasi dan memotivasi satu sama lain untuk terus bergerak maju.

Keadaan sekolah, tidak luput dari perbincangan kami. Mulai dari kebijakan kepala sekolah, rekan-rekan kerja, kondisi lingkungan sekitar sekolah, penanganan siswa, program sekolah dan sebagainya. Hal yang menjadi pembahasan utama kami saat itu adalah pemahaman tentang merdeka belajar.

Ketika saya membuka acara dengan mengajukan pertanyaan “Apa yang kalian pahami tentang merdeka belajar?”. Semua terdiam sesaat. Lalu salah satu dari kami berkata “Kapan ya kita bisa merdeka belajar? sepertinya itu hal yang mustahil di dunia pendidikan. Kita saja sebagai guru tidak pernah merasakan merdeka ketika dulu kita menjadi murid. Tidak ada contoh kongkret, merdeka belajar itu apa dan bagaimana penerapannya dalam kelas.” Ucap salah satu teman ku.

Saya pun berkata “yuk kita cari solusinya bersama-sama dengan menonton video merdeka belajar”. Kami pun segera membuka laptop untuk menonton video tersebut selama kurang lebih 15 menit. Selesai menonton kami melakukan refleksi. Kami membahas tentang begitu banyak miskonsepsi yang terjadi di lapangan. Hal yang paling membekas pada kami semua yaitu kesadaran bahwa Proses kemerdekaan itu merupakan proses yang tidak diberikan, melainkan proses yang harus direbut.

Ciri guru merdeka belajar adalah komitmen pada tujuan, mandiri terhadap cara belajar dan melakukan refleksi. Kami sangat setuju terhadap pernyataan tersebut. Konsisten terhadap tujuan, kami rasa itulah tantangan terbesar yang kami hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Ketentuan-ketentuan dari pemerintah membuat kami terjebak diantara cara dan tujuan sehingga kami melupakan alasan utama mengapa kami memilih menjadi pendidik. Ketakutan untuk berubah dan merefleksi diri sendiri juga merupakan salah satu hambatan dari dalam diri sendri untuk menjadi guru merdeka belajar.

Kami semua memutuskan untuk menjadi guru yang merdeka belajar dengan menjadi guru yang berdaya dan memegang kendali atas proses belajar kami sendiri. Kami percaya bahwa pendidikan itu penting dan harus dijadikan prioritas. Perubahan yang ingin kami lakukan yaitu belajar dengan tujuan dalam konteks. Kami harus menjadi Guru professional yang adaptif, karena kami sendirilah yang paling memahami siswa kami sendiri. Kami juga akan selalu mencoba untuk berinovasi dalam pendidikan “trial and error” sehingga suatu hari inovasi yang kami kembangkan bisa diterapkan di dalam kelas.

Sebagai guru merdeka belajar, kami ingin terus mengembangkan diri Bersama komunitas guru belajar dan berbagi pada guru-guru lain secara menyeluruh dengan saling berbagi praktik baik sehingga hal ini dapat membuka pemahaman guru-guru terhadap pengembangan diri nya sendiri, siswa, sekolah, orang tua siswa maupun lingkungan sekolah.

Akhirnya, acara buka bersama kami pun menjadi lebih bermakna. Karena kami mendapatkan pemahaman baru terhadap konsep guru merdeka belajar. Semoga kita semua bisa bertemu di acara temu pendidik nusantara selanjutnya. Terima kasih.

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: