Nonton Bareng Guru Merdeka Belajar – Kesadaran Sudah Dijajah Motivasi Eksternal

Sebagai ketua MGMP Bahasa Indonesia saya merasa tergerak untuk mengajak para pengurus MGMP untuk merdeka belajar. Ya, istilah Merdeka belajar pertama kali saya dapatkan saat mengikuti The Festeachval yang diselenggarakan Komunitas Guru Belajar Pekalongan tahun 2018 di Unikal.

Kelas yang saya pilih dalam kegiatan tersebut yaitu Kelas Merdeka Belajar yang di pandu oleh Pak Bukik Setiawan. Setelah mengikuti kegiatan tersebut dan membaca buku Merdeka Belajar saya menjadi sadar bahwa selama ini ternyata ada motivasi-motivasi eksternal yang menjajah guru. Oleh karena itu, saya ingin mengajak para guru Bahasa Indonesia di Kota Pekalongan untuk Merdeka Belajar, mulai dari pengurus MGMP Bahasa Indonesia Kota Pekalongan.

Akhirnya pada tanggal 27 Mei 2019 saya berkesempatan mengajak teman-teman pengurus MGMP Bahasa Indonesia Kota Pekalongan untuk menonton film Guru Merdeka Belajar. Kegiatan tersebut saya laksanakan di SMP 5 Pekalongan jam 09.00 sampai dengan 10.30 WIB. Memang awalnya teman-teman MGMP kurang memahami pesan film tersebut. Akhirnya setelah diskusi dan pemutaran film yang kedua kali mereka baru bisa memahami tentang miskonsepsi pendidikan dan guru merdeka belajar.

Setelah menonton dan berdiskusi saya mengajak pengurus untuk melakukan refleksi. Dan teman-teman pengurus menyadari bahwa selama ini telah terjajah dengan motivasi eksternal seperti takut dengan atasan, belajar untuk sertifikat, dan lain-lain. Dan setelah tahu konsep tentang merdeka belajar saya dan teman-teman sepakat untuk bangun dariĀ  zona nyaman dan ingin meningkatkan diri karena dorongan internal bahwa untuk mengembangkan diri dan untuk merdeka belajar memang sebuah kebutuhan.

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: