Pelatihan Guru – Praktik Baik Pengajaran dengan Video di Semarang bersama Nusantarun

Wah apa ini Praktik Baik Pengajaran dengan video? Kita tidak punya keterampilan untuk video dan mengeditnya! Guru-guru terlihat kebingungan dan sedikit khawatir ketika akan mulai pelatihan di hari ke 2. Walaupun merasa ragu akan bisa mengikuti  pelatihan, guru-guru tetap semangat untuk belajar lebih banyak. Sebelum memulai pelatihan, guru-guru diminta untuk membuat lingkaran berdasarkan urutan abjad dari judul film yang mereka sukai. Selesai membuat lingkaran, pak Rizqy meminta guru-guru berpasangan dengan teman di sebelah kanan atau kirinya. Dan guru-guru diminta untuk saling  menceritakan film yang mereka sukai dan pesan apa yang bisa disampaikan dari film tersebut untuk pendidikan. Semua guru terlihat sangat antusias untuk bercerita dengan temannya, setelah selesai saling bercerita pak Rizqy meminta beberapa guru untuk memberikan informasi yang didapat dari temannya. 

Proses pembuatan video

Memasuki materi pelatihan, guru-guru sudah membentuk kelompoknya yang terdiri dari 5-7 orang dalam satu kelompok. Pak Rizqy dan pak Kumar mulai menjelaskan materi pelatihan, dengan menayangkan salah satu contoh video Praktik Baik. Guru-guru bisa menggunakan tulisan praktik baik yang kemarin sudah dibuat sebagai naskah untuk pembuatan video, pak Rizqy dan pak Kumar menjelaskan bagaimana alur pembuatan video yang tepat, mereka juga menjelaskan bagaimana cara pengambilan gambar untuk video. Setelah mendengarkan penjelasan dari pak Rizqy dan pak Kumar, guru-guru bersama kelompoknya melakukan pengambilan gambar atau syuting dari salah satu cerita anggota kelompoknya. 

Baca Juga: Pelatihan Pembuatan Video dengan Handphone

Pelatihan praktik baik
Proses pembuatan video

Semua guru sangat antusias ketika melakukan proses syuting, ada yang berperan sebagai guru kelas, murid bahkan orang tua. Ketika semua sudah selesai melakukan proses syuting. Peserta kembali mendengarkan penjelasan pak Rizqy dan pak Kumar. Mulai dari aplikasi yang bisa akan digunakan untuk mengedit video sampai bagaimana proses mengedit video menggunakan aplikasi tersebut. Guru-guru bersama kelompoknya mengikuti penjelasan dengan seksama. Peserta sesekali menanyakan hal yang  sulit dipahami kepada pak Rizqy atau pak Kumar. Bahkan bertanya dengan temannya yang sudah lebih paham. Selesai mengedit video guru-guru merasa sangat senang dengan materi pelatihan yang mereka terima. Beberapa bahkan berencana akan membuat video praktik baik dari cerita yang mereka tulis.

Ingin mengikuti Pelatihan Online Kampus Guru Cikal?

Silakan klik: Pelatihan Guru Merdeka Belajar

About the Author

2 thoughts on “Pelatihan Guru – Praktik Baik Pengajaran dengan Video di Semarang bersama Nusantarun”

Leave a Reply

%d bloggers like this: