Sekolah Lawan Corona, Sebuah Inisiasi untuk Membantu Pengajaran Jarak Jauh

Penulis : rizqy | 25 Mar, 2020 | Kategori: Merdeka Belajar
Sekolah lawan Corona

Sekolah Lawan Corona

Bob Marley percaya bisa menyembuhkan rasisme dan kebencian dengan menyuntikan musik dan cinta kepada manusia.

Suatu hari ia dijadwalkan tampil di sebuah konser damai, seorang penembak mendatangi rumahnya dan mencoba membunuhnya.Dua hari kemudian, ia naik panggung dan bernyanyi. Kemudian seseorang bertanya,

“Kenapa Kamu terus bernyanyi padahal banyak orang yang membahayakan dan mencoba membunuhmu?”

Ia berkata “Orang-orang yang berusaha membuat dunia ini lebih buruk, tidak pernah berhenti, bagaimana aku bisa berhenti menerangi kegelapan?”

Cuplikan dialog tersebut saya dapatkan dari film Im Legend, film tentang wabah virus yang menyebar di kota New York dan dibintangi Will Smith. Will Smith di sana berperan Robert Neville, seorang ahli virus yang sedang meneliti obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan orang yang terkena virus itu.

Di masa seperti ini ketika virus corona menyebar, membuat aktivitas manusia banyak yang harus dilakukan di rumah. Bekerja, belajar dan beribadah harus dilakukan di rumah. Virus membuat semuanya berubah. Kalau dalam kalimat Bob Marley yang saya kutip di depan, virus ibarat orang-orang yang ingin membuat dunia ini lebih buruk. Tapi seperti Bob Marley yang terus bernyanyi dan menyampaikan salam cinta dan damai, banyak inisiasi yang dilakukan banyak orang dan organisasi di saat seperti ini. Orang-orang bergerak untuk tidak berhenti menerangi kegelapan,


Para influencer membuat penggalangan dana, membuat konten edukasi masyarakat untuk tetap #DiRumahAja, tenaga medis yang terus bergerak untuk menyelamatkan ratusan nyawa, musisi membuat konser digital untuk menghibur orang-orang yang #DiRumahAja.

Salah satu inisiasi yang digerakkan oleh Kampus Guru Cikal, Komunitas Guru Belajar, Sekolah.mu, Semua Murid Semua Guru dan Keluarga Kita ialah inisiasi #SekolahLawanCorona.

Artikel Sekolah Lawan Corona

#SekolahLawanCorona

Himbauan untuk belajar di rumah disampaikan oleh beberapa pemerintah daerah. Tak ayal ini membuat pengajaran yang biasanya tatap muka, harus diubah menjadi pengajaran jarak jauh. Perlu adaptasi bagi murid, guru dan orangtua untuk melakukan pengajaran jarak jauh. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa sejak diberlakukannya pengajaran jarak jauh banyak anak-anak yang stress.

Lalu kenapa ini bisa terjadi?

Dari yang saya amati, banyak guru yang sekadar meminta murid mengerjakan soal, merangkum tulisan, dan mengerjakan tugas-tugas lain yang tiap hari harus dikumpulkan.

Inilah salah satu alasan mengapa inisiasi #SekolahLawanCorona lahir, mengajak guru-guru untuk melakukan pengajaran yang bermakna, bukan sekadar menggugurkan kewajiban semata.

Tujuan #SekolahLawanCorona antara lain :
1. Mengembangkan sekolah sebagai tempat yang aman buat anak.
2. Mengurangi risiko penularan virus corona di sekolah.
3. Menjadikan antisipasi bencana sebagai kesempatan belajar bagi murid, guru, orangtua dan sekolah 

Tujuan Sekolah Lawan Corona



Untuk mencapai tujuan tersebut kami membentuk tim #SekolahLawanCorona yang beranggotakan guru-guru dari Komunitas Guru Belajar berbagai daerah. Guru-guru mendapat beberapa peran untuk mencapai tujuan di atas.

Inilah beberapa peran guru di tim #SekolahLawanCorona
1. Tim Program = merencanakan dan merancang program.
2. Tim Lawan Miskonsepsi = membuat daftar web resmi dan mengkategorikan informasi.
3. Tim Pembuat Konten = membuat konten kampanye.
4. Tim Penyebar Konten = menyebarkan konten di berbagai kanal.
5. Tim Pemberi Komentar = memberi komentar di grup, media sosial.

Tim-tim tersebut melnjalankan beberapa aktivitas tiap harinya untuk mencapai tujuan. Aktivitas tersebut anatara lain :
1. Temu Pendidik Spesial #SekolahLawanCorona. Diskusi tiap hari tentang tips menghadapi Corona dan menjalankan strategi pembelajaran jarak jauh untuk guru, orangtua dan kepala sekolah
2. Posting konten RPP dan informasi program ke grup guru yang dibagi per fase yang dapat diterapkan secara mandiri oleh guru atau orangtua.
3. Menyediakan program yang dapat diakses gratis di platform SekolahMu .salah satunya

Selain itu beberapa produk yang sudah dan akan diproduksi oleh tim #SekolahLawanCorona untuk memberikan inspirasi kepada guru, murid dan orangtua. Salah satu yang sudah dipublikasi ialah Panduan Pengajaran Jarak Jauh, sebuah panduan bagi guru yang akan merancang pengajaran jarak jauh, yang bisa diunduh di sini.

Panduan Sekolah Lawan Corona
Surat kabar Guru Belajar Sekolah Lawan Corona



Selain itu, yang akan berjalan berikutnya adalah Surat Kabar Guru Belajar. Praktik-praktik baik yang dilakukan oleh guru-guru akan kembali dipublikasikan agar memantik guru lain melakukan praktik baik, sehingga makin banyak guru yang melakukan pengajaran jarak jauh yang bermakna.

Dari apa yang dilakukan banyak guru-guru yang telah terbantu, Guru Annisa Ratnasari di grup Telegram #SekolahLawanCorona SD 1-3 salah satunya,

“Hari ini saya mulai pengajaran sma persis dengan rpp yg sya donwload disini. Saya mulai kelas dengan konfirmasi kehadiran anak2 melalui orangtua. Kmudian saya berikan gambar2 tentang corona dan meminta anak2 orangtua untuk mendiskusikan gambar2 tesebut dengan anak2. Jadi perintah bnyak diberikan kpada orangtua yg nantinya bisa disampaikan kpada anak2. Sya tunjuk bberapa siswa untuk mengshare hasil diskusi bersama orngtua mereka via VN/ pesan suara. Di akhir sesi saya minta mereka untuk membuat video pendek cara memcuci tangan dengan benar. Dan hasilnya saya minta untuk share di story WA orangtua masing. Dan saya beri feedback melalui Wapri dengan cara berkomentar pada story WA 😊”

Sekolah Lawan Corona

Yang kita percaya, pendidikan itu utama
Yang kita percaya, pendidikan itu hak semua
Yang kita percaya, pendidikan itu perlu merdeka belajar, berkolaborasi dan berkarya
Yang kita percaya, #belajartanpabatas
Yang kita percaya #mengajartanpabatas
Yang kita percaya #selaluadapilihan

Virus Corona memang telah mendunia
Virus Corona mengancam kesehatan kita
Virus Corona membatasi sekolah dan sebagian kegiatannya

Tapi akan kah kita biarkan Virus Corona menghentikan proses belajar anak-anak kita?

Tinggal di rumah, bukan berarti menyerah,
untuk memberikan kesempatan belajar bagi murid, guru dan orangtua!

Ayo #SekolahLawanCorona!
Padukan 3 kekuatan: keahlian, komunitas dan teknologi

Keahlian guru dan orangtua
Kekuatan jejaring komunitas
Kecanggihan teknologi belajar

Sekolah Lawan Corona telah diliput oleh kompas.com, liputannya bisa dibaca di https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/23/175105071/guru-ini-panduan-mengajar-jarak-jauh-dari-sekolah-lawan-corona?page=all
dan
https://www.kompas.com/edu/read/2020/03/17/133007671/bingung-mengajar-jarak-jauh-ini-solusi-sekolah-lawan-corona-bagi-para-guru?page=all








About the Author

One thought on “Sekolah Lawan Corona, Sebuah Inisiasi untuk Membantu Pengajaran Jarak Jauh”

Leave a Reply

%d bloggers like this: