Soft Launching “Ayo Jadi Guru”, Persiapkan Angkatan Baru Guru Merdeka Belajar

Penulis : Yosinta Maharani Here | 31 Jan, 2022 | Kategori: Merdeka Belajar

Kampus Guru Cikal (KGC) menggelar soft launching program “Ayo Jadi Guru” secara virtual pada Jumat (21/01). Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan perayaan belajar bagi 107 mahasiswa peserta Magang Guru Merdeka Belajar (MGMB).

Ketua KGC, Elisabet Susan mengungkapkan, masing-masing kelompok mahasiswa magang telah berhasil menciptakan inovasi pembelajaran yang dapat menjadi legasi untuk sekolah, guru, dan murid.

“Hingga akhir proses ini telah dihasilkan 36 rancangan inovasi merdeka belajar yang telah melewati fase uji coba dan terbukti efektif,” jelasnya. Ia berharap rancangan ini dapat mendukung percepatan implementasi merdeka belajar.

Bukik Setiawan, ketua Yayasan Guru Belajar (YGB), yang juga turut hadir dalam acara mengajak para mahasiswa untuk tidak berhenti melakukan praktik baik tersebut pasca program magang selesai.

Ia mengungkapkan, YGB juga terus melakukan upaya untuk menyebarkan spirit dan praktik merdeka belajar lebih luas lagi.

Baca juga: Magang Guru Merdeka Belajar: Siapkan Calon Guru Penggerak

“Upaya penting yang kami lakukan, YGB melalui KGC bekerjasama dengan Karier.mu, yaitu membuat program Ayo Jadi Guru,” jelasnya.

“(Ini adalah) sebuah pendidikan merdeka belajar bagi lulusan SMA, mahasiswa akhir, lulusan baru, hingga guru muda untuk menguasai pembelajaran merdeka belajar,” tambah Bukik.

Lebih lanjut, Bukik mengatakan bahwa nantinya peserta Ayo Jadi Guru tidak hanya berhenti sampai proses magang namun juga akan mendapatkan penempatan kerja pada satuan pendidikan yang sudah berkomitmen dengan merdeka belajar.

Elisabet menjelaskan, program kolaborasi KGC dan Karier.mu ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan guru yang kompeten dan berkualitas. “Ratusan ribu sekolah menghadapi rintangan sulitnya menemukan guru berkualitas. Setidaknya hingga tahun 2024, guru menjadi salah satu profesi yang paling banyak dicari.”

“Ayo Jadi Guru akan membekali peserta program dengan manajemen kelas, strategi pembelajaran, hingga asesmen. Untuk institusi pendidikan, ini akan memudahkan mendapatkan guru yang sudah didampingi, dibekali, dan diseleksi dengan komprehensif,” terang Elisabet.

Dalam kesempatan tersebut, Bukik juga menjelaskan betapa pentingnya  pola pikir merdeka belajar bagi seorang guru.

“Mengapa merdeka belajar? Riset membuktikan bahwa kemerdekaan belajar adalah predictor kinerja guru. Semakin merdeka, semakin efektif kinerja seorang guru,” ungkapnya.

Baca juga: 5 Cerita Inspiratif Magang Guru Merdeka Belajar

“Kedua, pengalaman kami selama 22 tahun menunjukkan bahwa guru merdeka belajar adaptif terhadap perubahan, yang mau memahami murid dan melaksanakan pembelajaran merdeka belajar,” sambung Bukik.

“Ketiga, kami mengenal guru merdeka di berbagai daerah, beragam jenjang, dan beragam status. Dengan kemerdekaan belajarnya, mereka melakukan terobosan pembelajaran yang berpihak pada anak, melampaui batasan administrasi,” pungkasnya.

Ikuti Instagram @kampusgurucikal untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan terbaru mengenai program Ayo Jadi Guru.

About the Author

One thought on “Soft Launching “Ayo Jadi Guru”, Persiapkan Angkatan Baru Guru Merdeka Belajar”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: