Memaksimalkan Whatsapp dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Apakah penggunaan Whatsapp dapat menghadirkan pembelajaran jarak jauh yang menarik, bermakna dan merdeka belajar? Yuk simak liputan berikut:

Saat pukul 20.00 WITA para peserta sudah mulai masuk di ruang zoom conference, saling sapa dilakukan, menanyakan kabar sambil mengharapkan donasi kita bertambah.

Narasumber : Rizqy Rahmat Hani
Moderator : Adelia Octoryta
Selasa, 18 Agustus 2020
20.00-21.30 WITA Via Zoom

Setelah dirasa sudah masuk semua, maka dimulai lah kegiatan kita oleh bu Adelia Octoryta dengan memperkenalkan maz Rizky sebagai tim knowledge di KGC serta bapak muda yang saat ini menetap di Pekalongan.

Nah mas risky di persilahkan oleh moderator untuk mulai materinya,namun sebelum memulai  mas risky menyampaikan bahwa sekitar 1 bulan yang lalu sudah bukan di Tim Knowledge KGC namun sudah pindah ke pengembangan komunitas 

Dimulailah asesmen awal menggunakan menti.com,
1) Bagaimana pembelajaran Anda menggunakan Whatsapp dengan opsi
-menyampaikan materi,
-mengirim tugas  atau menyampaikan kesepakatan,
-umpan balik,
-diskusi.
2) Apa tantangan selama ini menggunakan Whatsapp dalam Pembelajaran Jarak Jauh? dalam satu kata.

Setelahnya dimulailah pemaparan materi dari pak Rizky.

Sebelum penggunaan Whatsapp dalam Pembelajaran Jarak Jauh lakukan dulu Asesmen, bukan hanya langsung gasspol.  cari tahu bagaimana kondisi murid apakah memungkinkan penggunaan HP, kuota mereka mencukupi atau tidak. Bisa buat Flowchart untuk melakukan assessment

Setelahnya disampaikan Tujuan Esensial Pendidikan yaitu Siap hidup,Kompetensi, Ujian Kebermaknaan, Menalar, Kemandirian

Selanjutnya disampaikan tentang Kanvas RPP Merdeka Belajar untuk memetakan profil Murid sehingga membantu dalam tindak lanjut untuk memilih penggunaan WA

Saat menjelaskan materi diatas, mas Rizky memberikan contoh materi pelajaran Bahasa Indonesia. Yang menjadi titik tekan dalam pembelajaran WA bahwa pesan suara itu mengasyikkan dan tidak menggunakan banyak kuota.

Baca juga: Sekolah Lawan Corona, Sebuah Inisiasi untuk Membantu Pengajaran Jarak Jauh

Tips berikutnya membuat 2 group WA, ada yang buat disksui dan ada juga buat upload meteri, supaya materinya tidak teggelam dan mudah di cari, membuat hastag awal dan akhir (sesuai kesepakatan bersama) sehingga ketika ada yang tidak ikut di waktu pembelajaran mudah mencarinya. 

Di tengah penyampaian materi selalu ada gangguan sinyal juga hehe. Setelahnya dilanjut diskusi deh

DISKUSI

  • Bu Adel : WA ini efektif untuk murid yang sudah punya gawai sendiri, bagaimana dengan murid yang masih dalam pendampingan orang tua apakah efektif juga?
  • Rizky : kelas dasar bisa banget (wjwkkjjjkwiung…. suara tidak terdengar…. karena gangguan jaringan) peran orang tua tetap dibutuhkan bukan hanya saat mau terima rapor baru gunakan WA. Emoticon apa yang tepat digunakan.

Moderator mempersilakan guru lain untuk bertanya juga

  • Anita : adakah dalam WA pengaturan font supaya bisa  berwarna-warni
  • Rizky : saya belum eksplor, siapatau anak muda miss emmy pernah mencoba, tapi bisa digunakan emoji yang akhirnya akan membuat menarik dan interaktif serta stiker menarik. Membangun feedback yang membagun keberlanjutan (baca buku Merdeka Belajar yang tulisannya bu Puti)
  • Emmy : Saya pegang grade 7, WAG khusus untuk kelas membuat aturan siapa saja yang bisa punya hak untuk mengatur settingan group, WA hanya utnuk share informasi link dan sebagainya karena dalam pembelajaran menggunakan Google suite. 
  • Rizky : ini ide manrik karena memberikan peran ke murid sehingga pembelajaran berpihak ke murid. 

Ada yang bertanya lagi nih kata mas Rizky

  • Olle : Vitur Video Call WA bagusnya untuk dipakai dalam pembelajaran?
  • Rizky : Bisa untuk dipakai diskusi langsung, namun apabila butuh conference lebih baik gunakan Aplikasi ZOOM atau Gmeet karena kalau WA terbatas orangnya, namun ingat perhatikan bahwa murid kita mempunyai cukup kuota dan sinyal bagus

Bu adel : saya gunakan Video Call WA untuk mendamaikan anak yang bermasalah haha…

Bury :  Kalau Video Call WA dapat memperhatikan tampilan murid (saya kalau VC suka di reject haha)

Bisa kebaca tidaka sih, teks WA itu memperlihatkan kodisi seseorang

RIzky: bisa salah satunya dengan pesan suara, kemudian tambah  emoji, namun yang pertama harus dilakukan ya Memanusiakan Hubungan dulu, supaya VC tidak di reject. 

Eh, ditengah diskusi tampak juga dilayar anak dari bu Permata.
Mas Rizky juga sudah minta izin untuk menutup sesi Diskusi karena anaknya menangis. 

Wah keren yah semua bapak ibu guru yang tetap bersama anak saat belajar dan berbagi praktik baik.

Yuk unduh dan pelajari Panduan Pembelajaran Jarak Jauh. Klik tombol di bawah ini!

About the Author

Leave a Reply

%d bloggers like this: